Tips Merawat Kaos Sablon

merawat kaos sablon

Kaos merupakan pakaian praktis yang sering digunakan dalam suasana santai. Entah itu kaos untuk orang dewasa maupun untuk anak-anak. Kaos pun berbagai macam bentuk dan bahannya. Ada yan berupa kaos oblong, kaos polo, kaos v-neck, kaos bola dan lain sebagainya. Bahannya pun bermacam-macam, ada yang bisa disablon maupun yang hanya bisa dibordir. Dengan berbagai macam jenis kaos itu, banyak di antara kita yang lupa atau tidak tahu cara merawat kaos agar tahan lama. Baik dari segi sablon maupun kualitas bahan dari kaos itu. Kaos paling gampang rusak ketika kita salah dalam mencucinya. Nah, berikut ini kita bahas beberapa tips mencuci kaos kesayangan Anda agar tetap awet dan enak dipakai. Selamat membaca!

  1. Jangan Merendam Kaos Terlalu Lama

Usahakan merendam kaos tidak lebih dari 1 jam untuk kaos yang sudah lama, sedangkan kaos baru malah tidak boleh lebih dari 30 menit. Deterjen bisa menyebabkan sablon pada kaos kesayangan kita cepat rusak. Baik itu kaos distro buat cowok ataupun cewek. Pernah ada kasus, seorang pembeli merendam kaos yang baru dibelinya semalaman. Hasilnya sablon kaos itu rusak total. Dan pembeli itu menuntut penjual kaos untuk menukarnya padahal itu kesalahan dari pembeli sendiri yang merendam kaos terlalu lama.

  1. Pisahkan Saat Dicuci

Dalam mencuci pakaian, harap dipisah-pisahkan. Maksudnya disini adalah pisahkan antara kaos yang berwarna kuat (hitam, merah, biru, hijau) dengan bahan lain yang berwarna putih. Hal itu untuk mengantisipasi jika ternyata ada yang luntur. Pisahkan juga kaos yang sangat kotor dengan yang tidak begitu kotor, karena jika dicampur nanti hanya akan transfer kotoran saja.

  1. Jangan Disikat

Jika saat mencuci kaos, jangan menyikatnya terlalu keras, apalagi di bagian yang ada sablonnya. Nanti bisa-bisa malah merusak sablon pada kaos tersebut. Juga hindari kucekan dan perasan yang terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori baju.

  1. Jemur Terbalik

Sinar matahari dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon Anda cepat memudar. Oleh karena itu sebelum menjemur kaos yang telah di cuci sebaiknya di balik terlebih dahulu agar sablon tidak langsung menghadap ke matahari. Biasanya memang ketika menjemur kaos dibalik dulu kan? Itu cara yang benar.

  1. Jangan Digantung

Jangan digantung pakai hanger, karena bisa membuat leher kaos kita melar. Kecuali mungkin setelah kering jadi kaos tidak terlalu berat seperti di outlet distro ataupun di online distro clothing. Sekarang pun masih banyak yang masih menjemur menggunakan hanger karena untuk menghemat ruang saat menjemur. Maka dari itu pastikan untuk memeras kaosnya dengan baik sehingga kaos tidak terlalu berat dan tidak membuat kerah menjadi melar.

  1. Hindari Kontak Dengan Zat Kimia Lain

Pemutih / pelembut / pewangi pakaian mengandung zat kimia yang sangat kuat, yang bisa menyebabkan sablon menjadi luntur dan terkelupas. Pemutih pakaian juga berpotensi membuat kaos jadi cepat tipis dan kasar. Walaupun kaos distro dibeli secara shopping online / shop online distro clothing, itu bukan jaminan karena zat kimia pada pemutih / pelembut / pewangi tersebut bersifat merusak. Dalam hal ini sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan pemutih, pelembut atau pewangi pakaian. Atau pastikan berbagai produk itu telah dijamin tidak merusak pakaian Anda.

  1. Hindari Mencuci Dengan Mesin Cuci

Memang sebaiknya mencuci kaos itu secara manual/menggunakan tangan. Karena mesin cuci dapat membuat kaos menjadi melar, sablon cepat rusak, dan pori-pori kasar. Hal ini dikarenakan saat berputar kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.

  1. Setrika Setelah Kering

Agar awet selalu setrika kaos setelah dicuci dan dijemur. Juga pastikan kaos disetrika pada keadaan kering.