Sejarah Kaos

KAOS KELUARGA2

Kaos saat ini menjadi pakaian yang nyaman digunakan sehari-hari. Apalagi di wilayah tropis seperti Indonesia ini pastinya akan sangat nyaman jika dalam kegiatan sehari-hari menggunakan pakaian yang bisa menyerap keringat dengan baik. Pakaian yang bisa menyerap keringat dengan baik itu banyak sekali jenisnya dan salah satunya adalah kaos. Meskipun kaos biasanya digunakan untuk bersantai, namun terkadang juga kaos digunakan untuk acara-acara semi formal lainnya sehingga penampilan terlihat casual. Kaos pun juga merupakan pakaian yang unisex atau bisa digunakan untuk semua jenis kelamin. Sehingga ketika membeli kaos pun kita tak harus kebingungan. Namun saat ini banyak juga kaos yang memang sengaja didesain sesuai dengan jenis kelamin, seperti kaos perempuan akan berwarna cerah, memliki lekukan di pinggang dan seringkali menggunakan desain yang disukai perempuan seperti bunga, polkadot, maupun penambahan kancing atau pita sehingga membuat kaos menjadi lebih nampak feminim. Sedangkan kaos yang diperuntukkan untuk kaum lelaki biasanya memiliki warna gelap, tidak ada lekukan pada pinggang, desainnya lebih simpel sehingga nampak lebih maskulin. Jika perempuan membeli dan menggunakan kaos yang memiliki desain maskulin atau diperuntukkan untuk laki-laki sepertinya sah-sah saja. Akan tetapi tidak begitu halnya dengan laki-laki. Mereka tidak akan cocok menggunakan kaos yang diperuntukkan untuk kaum perempuan karena akan terlihat aneh.

Di balik itu semua ternyata kaos juga memiliki sejarah sebagai pakaian yang digunakan di masa lalu. Pasti banyak dari kita semua yang tidak tahu atau belum pernah mendengar sejarah kaos. Jika kamu belum mengetahui sejarahnya maka artikel ini akan memberikan informasi kepada Anda tentang sejarah kaos yang harus kamu ketahui.

Kaos dalam bahasa inggris kita kenal dengan sebutan T-shirt. Dinamakan seperti itu karena bentuknya memang menyerupai huruf T. Namun ada pula sumber yang mengatakan bahwa huruf T tersebut merupakan kependekan dari Training. Dimana saat itu tentara Inggris dan Amerika pada abad ke 19 sampaii awal abad 20 memakai seragam training shirt sebagai latihan. Karena itulah penyebutan training shirt tersebut kemudian dipendekkan menjadi T-shirt. Meskipun tak banyak yang tahu akan sejarah kaos ini, namun ternyata situs ensiklopedi terbesar yaitu Wikipedia lebih mengetahui dan mencatat sejarah kaos. Dari sumber tersebut diterangkan bahwa kaos pertama kali dipopulerkan oleh Marlon Brando pada tahun 1974. Penggunaan kaos tersebut mulai popular karena ia memerankan tokoh Stanley Kowalsky dalam pentas teater dengan lakon “A street named desire” karya Tenesse William, di Broadway, AS. Pada saat itu model kaos yang ia gunakan adalah kaos yang melekat pada tubuh sehingga memperlihatkan lekukan-lekukan tubuh Marlon Brando. Meskipun dari situ orang-orang atau penonton kagum melihat penampilan tersebut namun ternyata ada sekelompok orang yang menganggap bahwa pemakaian kaos di depan publik dan untuk aktivitas sehari-hari adalah hal yang kurang ajar. Mereka menganggap bahwa kaos adalah pakaian dalam sehingga tidak pantas untuk digunakan di depan umum. Berawal dari itu kemudian muncul polemic kaos oblong.

Di Indonesia sendiri, awal kepopuleran kaos konon dibawa oleh orang-orang belanda. Karena di Indonesia pada waktu itu teknologi pemintalan belum secanggih sekarang maka harga kaos pun tinggi. Saat itu kaos dianggap sebagai barang mahal yang sulit dijangkau oleh masyarakat. Pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 70-an, model kaos yang pertama kali terkenal adalah kaos yang ketat dan berbahan kain katun tipis, berwarna putih dan melekat di badan. Beberapa merek yang dulu menjadi primadona merek kaos adalah Swan dan 77. Kemudian ada pula merek lokal seperti Cabe Rawit, Manggir, dan lain-lain.

Pada tahun 1980-an, pertumbuhan kaos semakin berkembang pesat. Industry-industri kreatif semakin berkembang di Indonesia sehingga semakin banyak merek-merek lokal yang menjadi raja kaos di negeri sendiri. Bahkan merek-merek tersebut masih bisa eksis sampai saat ini. Beberapa merek kaos yang tak asing bagi kita seperti Joger dari Bali, Dagadu dari Jogja dan C59 dari Bandung. Kaos-kaos tersebut dikenal karena desainnya yang unik dan berbeda dengan kaos yang ada di pasaran. Bahkan kaos-kaos tersebut biasanya sengaja dibeli sebagai oleh-oleh untuk sahabat atau keluarga.

Tahun berganti tahun dan era berganti era maka industri kaos di tanah air semakin berkembang. Kaos mulai popular digunakan sehari-hari dan berbagai macam industri kreatif mucncul dengan pesat. Pada tahun 1990 mulai marak toko-toko penjual kaos yang membuat, menjual, dan mendistribusikan sendiri kaos buatan mereka di toko. Konsep tersebut kini kita kenal dengan sebutan Distro atau “Distribution Outlet”. Berawal dari distro ini kaos tidak lagi dianggap sebagai pakaian yang jelek, lusuh dan murahan. Karena kaos-kaos yang dijual di distro memiliki kualitas yang sangat bagus, desain yang keren sesuai dengan target pasar hingga harga yang ditawarkan pun seringkali lebih mahal. Selain menjual kaos, distro juga menjual berbagai macam barang-barang lainnya seperti topi, stiker, jaket, sepatu, tas dan lainnya.

Pada awal tahun 2000an mulai marak distro-distro yang menjual kaos dengan berbagai macam desain. Namun biasanya satu distro memasang target market tertentu yang spesifik. Seperti target untuk anak muda dengan desain yang keren, target untuk orang tua dengan desain yang simpel, hingga untuk target muslim dengan desain kaos keluarga muslim. Di era digital saat ini bahkan pemasaran kaos pun lebih luas. Tak perlu membuat toko seperti distro untuk mendapatkan pelanggan dan pembeli. Jika ingin berjualan kaos dan belum memiliki cukup modal untuk menyewa toko atau membeli tanah maka sebaiknya Anda mendistribusikan atau memasarkan melalui situs. Dengan begitu calon pelanggan yang ada di daerah yang jauh tetap bisa memesan kaos yang Anda produksi melalui sekali klik dan hanya berselancar di internet. Dengan begitu antara penjual dan pembeli sama-sama diuntungkan. Nuqtoh.com juga menyediakan website sebagai sarana memudahkan pembeli untuk mendapatkan kaos family keluarga kesayangan Anda. Sehingga dalam satu klik maka kebutuhan untuk memiliki kaos yang sama untuk seluruh keluarga dapat dipenuhi dengan mudah tanpa perlu repot