Mengajarkan Anak Rukun Islam

mengajarkan-anak-rukun-islam

Rukun Islam merupakan pilar dalam agama Islam. Rukun Islam merupakan lima tindakan dasar yang harus dilakukan bagi setiap umat Islam. Rukun Islam juga dapat menjadi sebuah tolok ukur dari ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya untuk menjadi seorang anak yang sholeh atau sholehah, baik budi pekertinya, serta taat dalam mengerjakan setiap perintah Allah dan menjauhi segala larangan Allah. Salah satu cara membentuk pribadi anak sebagai hamba yang taat padaa Allah adalah dengan cara mengajarkan anak pada rukun Islam.

Ajarkan pada anak bahwa sebagai seorang muslim, ia memiliki kewajiban untuk melaksanakan lima tindakan tersebut, yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat, sholat, puasa, zakat, dan haji.

Bagaimana cara mengajarkan anak mengenai kelima hal tersebut? Di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa kita coba sebagai para orang tua, untuk mengajarkan anak kita mengenai rukun Islam:

  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat

Aku bersaksi bahwa tak ada Tuhan selain Allah. Dan akubersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.

Kedua kalimat tersebut harus diucapkan sebelum seseorang masuk dalam agama Islam. Lalu bagaimana dengan seorang anak yang sejak lahir sudah beragama Islam karena kedua orang tuanya menganut agama Islam?

Perlu diketahui bahwa kedua kalimat syahadat tersebut tak hanya terucap dari lisan, tapi juga diimani dalam hati, dan dibuktikan dengan perilaku. Bukankah demikian hakikatnya sebuah iman?

Ajarkan anak kita untuk mengimani Allah dan Rasul-Nya. Ajarkan anak untuk hanya takut pada Allah, bukan yang lain. Biasakan anak untuk disiplin dengan mengatakan bahwa kedisiplinan itu dilakukan karena Allah selalu bersama kita, mengawasi kita sepanjang waktu, tanpa lalai sedikit pun.

  1. Mengerjakan sholat

Rukun Islam yang kedua adalah sholat. Sholat adalah tiang agama, memang benaar adanya. Ibarat sebuah keluarga, setiap anggota keluarga perlu berkomunikasi dengan sering agar dapat tercipta keluarga yang harmonis. Begitu pula dengan sholat yang merupakan media komunikasi dengan Allah.

Ajarkan anak hakikat komunikasi dengan Allah melalui sholat. Ajarkan ia untuk selalu berkeluh kesah maupun menveritakan kesenangannya, semua kepada Allah Yang Maha Pendengar. Ajak anak anda sekali-kali ke masjid dengan pendampingan anda.

Bila anak anda sudah akil baligh, jangan sungkan untuk mendisiplinkannya dengan lebih keras, misal dengan memukulnya bila tak mengerjakan sholat.

  1. Menunaikan puasa

Puasa hakikatnya tak hanya menahan lapar, tapi juga hawa nafsu. Ajak anak anda berpuasa hingga tengah hari di awal ia mulai belajar berpuasa. Lalu naikkan tahapnya sedikit demi sedikit hingga ia bisa puasa sampai Maghrib.

Beri pengertian pula bahwa puasa juga berarti menahan hawa nafsu. Ajarkan anak untuk tidak mudah marah selama puasa. Bila anak mulai menampakkan gejala ingin marah, alihkan perhatiannya ke hal lain.

  1. Menunaikan zakat

Ajarkan anak untuk menunaikan zakat. Bila anda akan membayar zakat ke masjid, ajaklah anak anda ikut ke masjid. Berzakat hakikatnya juga adalah berbagi. Bentuk pribadi anak suka berbagi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membawakan anak bekal makan siang berlebih.

Beritahu anak untuk membagi makan siangnya dengan temannya. Dengan demikian anak dapat mulai terbiasa berbagi dan kelak ia pun tak akan merasa beratdalam menunaikan zakat.

  1. Pergi berhaji

Katakan pada anak bahwa haji wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi yang mampu. Buatlah anak berkeinginan kuat untuk bisa pergi berhaji kelak. Ajarkan anak untuk senantiasa mencintai Allah SWT.

Jika anak sangat mencintai Allah, maka ia pasti akan memiliki keinginan yang kuat untuk bisa pergi berhaji kelak.

Nah, bagaimana para orang tua di rumah? Sudahkah anda mengajari anak anda kelima Rukun Islam tersebut? Semoga anak kita bisa menjadi hamba Allah yang taat kepada segala perintah-Nya.