Puisi Untuk Orang Tua Yang Sudah Mulai Menua

Puisi Untuk Orang Tua Yang Sudah Mulai Menua

Penulis merasa beruntung bisa bekerja di rumah, kenapa? Karena penulis bekerja sebagai Internet Marketing Nuqtoh dan penulis bisa lebih dekat dengan Ibu, apa yang kita lakukan? Seperti biasa makan bersama, menemani, ngobrol-ngobrol, jalan bareng dan masih banyak lagi aktivitas yang kita lakukan agar Ibu senang dan bahagia.
Di artikel ini, penulis mencoba menulis puisi buat Ibu. Kenapa? Karena Ibu adalah segala-galanya, ibu yang sudah melahirkan penulis, belajar berbicara dan lain-lain. Maka itu simak baik-baik yah Nuqtoh Fams 😉
Ibu
Ibu adalah segala-galanya bagiku
Ibu selalu ikhlas merawat kita dengan penuh kasih sayang
Setiap pagi, Ibu selalu memandikan kita, menyuapi kita, mengantar kita dan menunggui kita
Bunda begitu sabar mengiringi hari kita di sekolah
Dan kita hanya bermain ketika itu
Lalu ketika kita beranjak remaja
Ibu pun tak henti untuk menghawatirkan kita
Ketika kita sering pulang terlambat dengan berbagai alasaan
Ibu hanya menatap dengan penuh cemas
Padahal mungkin kita hanya bersenang-senang di luar sana
Apakah kita ingat saat kita memasuki bangku kuliah…
Ibu dengan penuh semangat memberikan biaya kuliah kita yang setinggi langit…
Pada saat Ibu sudah memasuki hari tuanya, kita pun meninggalkan dia dalam hari-hari senjanya.
Sayangilah orangtua apa adanya
Suatu saat nanti, saat suara mereka sudah tidak lagi terdengar, kita pasti akan kangen dan merasa kehilangan.

Ketika penulis membaca ulang puisi diatas, selalu kangen dan penulis berjanji untuk membahagiakan Ibu 🙂
Sekarang ini, apakah Anda sudah menemani, ngobrol-ngobrol, makan bersama dengan Ibu Anda?