Manfaat ASI

anak-ngompol

Dewasa ini ada banyak ibu yang malas menyusui buah hatinya.entah itu karena kesibukan bekerja atau memang karena merasa ribet bila harus menyusui anaknya. Atau mungkin juga karena si ibu sedang berada dalam kondisi yang memang tak boleh menyusui anaknya, mungkin karena adanya indikasi mkedis tertentu. Sebenarnya untuk poin satu dan dua, kita bisa membantahnya. Namun pada poin ketiga memang kita taak punya alasan untuk membantahnya.

Bila seorang ibu tidak menyusui anaknya dengan alasan sibuk bekerja, mestinya hal itu tak lagi relevan untuk dijadikan alasan. Pasalnya, seorang ibu bisa memerah air susunya di tempat kerja. Pemerintah juga telaah memberlakukan aturan untuk membantu memfasilitasi seorang ibu baik yang ingin menyusui anaknya atau yang ingin memeraah air susunya untuk disimpan dan selanjutnya diberikan pada sang buah hati.

Untuk alasan kedua sebenarnya juga tidak relevan. Bukankah seharusnya susu formulaa jauh lebih ribet daripada memberi ASI untu si kecil? Susu formula bahkan memerlukan air panas untuk membuatnya. Belum laagi jika susu habis, kita mesti membelinya terlebih dahulu.

Semestinya seorang ibu tidaak enggan untuk memberi ASI kepada anaknya. Bahkan bisa dibilang bahwa pemberian ASI merupakan bukti awal kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Bagaimana tidak, ASI memiliki banyak sekali manfaat bagi bayi. Tak hanya bayi, ASI juga bermanfaat bagi si ibu yang menyusui. ASI eksklusif diberikan  hingga bayi berusia 6 bulan. Lalu ASI tetap dilanjutkan hingga bayi berusia 2 tahun.

Apa saja manfaat ASI? Simak uraian di bawah ini:

  1. ASI adalah nutrisi terbaik

ASI telah mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan bayi. Setiap bayi membutuhkan asupan yang berbeda yang hanya dapat dipenuhi seutuh nya oleh ASI. Dengan memberikan ASI pada bayi, kita bahkan tak perlu pusing memikirkan nutrisi untuk buah hati kita.

  1. ASI adalah daya tahan tubuh pertama

ASI adalah daya tahan tubuh pertamabagi bayi. Apalagi ASI yang keluar pertama kali, yaitu kolostrum, mengandung banyak sekali sistem kekebalan tubuh. Bayi yang diberi ASI biasanya akan lebih kebal terhadap berbagai penyakit.

  1. ASI tidak repot

Memmberikan ASI tidak perlu merasa repot. ASI tak seperti susu formula yang perlu ditakar dan diberi air panas, dikocok, lalu baru diberikan ke bayi. ASI bahkan memiliki tingkat kehangatan yang sesuai untuk bayi, tidak seperti susu formula yang harus ditakar terlebih dahulu. ASI juga sifatnya senantiasa segar, tak seperti susu formula.

  1. ASI mengurangi risiko berbagai penyakit

Bagi si ibu, ASI juga memiliki manfaat yang besar. Ibu yang menyusui akan memiliki risiko terkena penyakit kanker payudara yang lebih rendah daripada ibu yang tidak menyusui bayinya.

  1. ASI membantu mengembalikan postur tubuh

Menyusui juga merupakan diet alami. Ketika menyusui, tubuh akan memproduksi hormone oksitosin yang berperan dalam kontraksi rahim. Rahim laalu akan kembali ke posisi semula. Anda akan kembali langsing dan cantik.

  1. ASI menjalinkan kasih sayang

Menyusui akan menjalinkan kasih sayang antara ibu dan bayinya. Apalagi jika proses menyusui itu dilakukan secara langsung. Ibu akan mendekap bayinya dan itu akan menjalinkan kasih sayang di antara ibu dan bayi.

  1. ASI sebagai KB alami

ASI juga dapat menghambat terjadinya kehamilan selanjutnya. Jadi sebenarnya ibu yang menyusui sama dengan ia telah menggunakan KB alami. Bukankah KB alami akan lebih aman dibandingkan KB yang tidak alami?

Nah, setelah melihat uraian di atas apakah ibu masih enggan untuk menyusui si kecil? Begitu banyak manfaat ASI baik bagi bayi maupun ibu. Percayalah, seorang ibu akan menyesal kelak jika dulu ia tak menyusui bayinya. Tentu tak satu ibu pun yang ingin menyesal kemudian. Lalu jika taka da halangan yang berarti, mengapa tak mulai memberi ASI pada bayi kita?