5 Kondisi Gawat Anak

5-kondisi-gawat-anak

Selamat pagi, para orang tua. Setiap orang tua, tak perlu diragukan lagi, pasti sangat menyayangi buah hati mereka. Rasa sayang kita sebagai orang tua dapat dibuktikan melalui berbagai macam hal. Orang tua yang menyayangi anak dan tidak sibuk bekerja akan memberikan kasih sayangnya dengan cara turut aktif dalam pendidikan anak.

Orang tua yang sibuk bekerja mungkin menunjukkan rasa sayang mereka pada anak dengan cara mencari nafkah dan senantiasa memenuhi segala kebutuhan anak. Ada pula orang tua yang memberi rasa sayangnya dengan caara selalu memperhatikan kesehatan sang anak. Cara orang tua dalam menunjukkan kasih sayangnya sungguh beragam. Bagaimana dengan anda?

Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai kasih sayang dalam bentuk selalu memperhatikan kesehatan anak. Sebagai orang tua yang peduli, kita tak akan mengacuhkan kondisi kesehatan anak. Bahkan seringkali kita tak fokus bekerja jika anak sakit. Anak sakit memang bisa dirawat di rumah, tapi ada pula yang harus dibawa ke dokter.

Lalu kapan anak harus dibawa ke dokter? Di bawah ini adalah lima kondisi gawat anak yang wajib diperhatikan oleh orang tua:

  1. Demam

Demam perlu diwaspadai jika suhunya mencapai 39⁰C. Atau jika demam dengan suhu 38⁰C yang berlangsung selama tiga hari atau lebih. Demam dengan suhu 36⁰C namun anak tampak apatis, demam yang disertai kejang, serta demam disertai nyeri kepala hebat juga perlu diwaspadai.

Demam berkepanjangan bisa berpengaruh pada perkembangan saraf anak. Apalagi bila demam tinggi hingga kejang, usahakan hal ini jangan sampaai terjadi pada anak. Bila dewasa bisa mengakibatkan kondisi idiot atau juga kebodohan.

  1. Diare

Diare yang berlangsung lama, yaitu lebih dari enam jam serta diare yang dibarengi dengan nyeri perut dan demam perlu diwaspadai. Diare berkepanjangan bisa menyebabkan anak dehidrasi. Segera beri konsumsi cairan yang banyak bila anak diare. Bila tak kunjung selesai, jangan ragu untuk membawa anak anda ke dokter.

  1. Muntah

Muntah yang berlangsung lama, yaitu lebih dari enam jam, muntah yang disertai nyeri perut, juga muntah dalam jumlah banyak dan sifatnya menyembur, perlu diwaspadai.

Muntah dengan nyeri kepala juga tak boleh diremehkan. Bisa jadi itu suatu peertanda adanya penyakit lain yang mendasarinya. Bawa segera anak anda ke dokter untuk penanganan yang tepaat.

  1. Nyeri

Nyeri merupakan rasa sakit yang bisa menyerang seluruh bagian tubuh. Nyeri kepala hebat, nyeri karena benturan, nyeri disertai pandangan yang kabur, juga nyeri pada perut bagian bawah perlu diwaspadai. Nyeri karena benturan dikhawatirkan adanyaa kerusakan organ dalam.

Nyeri pada perut bagian kanan bawah bisa dicurigai karena gangguan usus buntu. Dan banyak lagi kemungkinan lain. Dalam hal ini sebaiknya kita tak asal menerka, biarkan dokter yang mendiagnosisnya.

  1. Sesak

Sesak napas yang ditandai dengan adanya penampakan retraksi (tarikan otot-otot pernapasan) pada saat bernapas merupakan kondisi kesulitan napas yang cukup parah. Dikhawatirkan anak terserang ISPA atau gangguan sistem pernapasan yang lain. Kondisi sesak akan sangat menyiksa anak.

Oleh karena itu, segeralah membawa anak ke dokter agar ia segera pula mendapat penanganan yang tepat dan gejala sesak dapat dikurangi dengan cepat.

Lima kondisi di atas adalah kondisi gawat anak yang tak boleh dilupakan orang tua. Jika anak mengalami salah satu dari kondisi tersebut, kita sebagai orang tua yang sigap tak perlu panik. Karena jika kita melakukan penanganan yang tepat atau segera membawanya ke dokter, kondisi tersebut dapaat segera teratasi dan anak pun kembali merasa nyaman.

Cukup sekian artikel hari ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Semoga dapat menjadi bekal kita sebagai orang tua untuk selalu merawat dan mengusahakan yang terbaik bagi buah hati tercinta.