Kenali 5 Gangguan Kesehatan Karena Smartphone

gangguan kesehatan karena smartphone

Mari kita kenali  gangguan kesehatan karena smartphone! Di era serba digital ini, smartphone sangat menjamur. Baik dalam lingkup orang dewasa bahkan sampai dalam lingkup anak-anak juga. Apakah anak-anak Anda juga kecanduan smartphone? Ada baiknya Anda selalu mengawasi anak-anak Anda ya. Sama halnya dengan hal-hal lain, pasti ada dampak positif dan negatif kan. Nah, kita bahas masalah dampak negatifnya ya. Penggunaan smartphone yang berlebihan bisa memicu munculnya masalah kesehatan fisik lho. Ada yang serius dan butuh penanganan lanjutan, ada juga yang bisa ditanggulangi sendiri tanpa harus berobat. Editor Kesehatan dan Makanan dari The Huffington Post, Kate Bratskeir, mengatakan bahaya gangguan kesehatan akibat penggunan smartphone tak sebatas gangguan mental saja. Ada juga gangguan kesehatan fisik yang rentan menyerang akibat berlebihan menggunakan smartphone.

Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang dapat disebabkan karena kebanyakan menggunakan smartphone. Yuk dibahas satu persatu.

 

  1. Cyber Sickness

Gangguan kesehatan pertama yang sering diderita adalah Cyber Sickness, disebut juga sebagai digital motion sickness. Pengidap gangguan ini akan merasa pusing atau mual ketika melihat layar smartphone. Sensasi ini muncul akibat adanya ketidakcocokan di antara sensor perasa.

Pengidapnya menggambarkan perasaan yang sama seperti ketika menaiki roller coaster. Pakar mengatakan hal ini terjadi akibat otak menerima rangsangan namun kondisinya tidak cocok dengan rangsangan yang diterima.

Penyakit ini biasanya menyerang mereka yang sering melihat adegan action lewar smatrphone atau ketika menggeser layar smartphone dengan cepat. Mereka yang memiliki migrain juga lebih rentan terserang penyakit ini.

 

  1. Text Claw

Gangguan kedua disebut dengan nama Text Clau. Text Claw merujuk pada rasa nyeri yang terjadi pada jari, pergelangan tangan dan lengan akibat penggunaan smartphone yang berlebihan, semacam otot tegang. Istilah text claw diambil dari penyebab utama terjadinya nyeri, yakni sering berkirim pesan lewat smartphone (texting).

Secara ringkas, text claw ini dapat terjadi terjadi karena akibat pergerakan otot dan tendon yang terus menerus. Pergerakan terus menerus ini akan menyebabkan otot dan tendon meradang dan menimbulkan rasa nyeri.

Untuk menanggulanginya, lakukan peregangan tangan, pijatan ringan dan kurangi kebiasaan berkirim pesan yang berlebihan.

 

  1. Eye Strain

Gangguan ketiga yang sering terjadi adalah Eye Strain atau mata lelah. Gangguan ini merupakan masalah umum yang terjadi akibat penggunaan smartphone yang berlebihan. Rasa pedih, mata kering, sakit kepala dan iritasi merupakan gejala umum yang paling sering timbul.

Mata lelah bukan merupakan kondisi serius dan bisa diatasi dengan mengistirahatkan mata dari smartphone setiap 20 menit. Setelah itu, alihkan pandangan ke tempat lain dengan jarak minimal 6 meter selama 20 detik.

 

  1. Text Neck

Kebiasaan berkirim pesan yang berlebihan tak hanya memicu rasa sakit di jari dan pergelangan tangan. Leher dan tulang punggung juga bisa terkena dampak sehingga menjadi tegang. Kebiasaan ini  populer disebut text neck.

Text neck terjadi ketika Anda terlalu banyak melihat layar smartphone sambil berjalan. Akibatnya, Anda akan sangat sering menunduk dan membuat tulang belakang menanggung beban yang lebih berat.

Kebiasaan ini bisa berakibat serius di masa depan karena meningkatkan risiko penyakit tulang belakang. Agar tak semakin parah, usahakan agar Anda tak menunduk terlalu lama saat menggunakan smartphone.

 

  1. Phantom Vibe

Phantom vibe adalah perasaan smartphone Anda bergetar padahal tidak terjadi apa-apa. Dengan kata lain, Anda merasa smartphone bergetar yang menandakan adanya pesan atau telepon masuk, padahal hal ini tidak terjadi sama sekali. Semacam ilusi.

Sebuah penelitian mengatakan 90 persen mahasiswa mengalami hal ini ketika berjalan. Penelitian menyebut perasaan ini bisa jadi gejala adanya gangguan ansietas atau perilaku kompulsif.

Solusinya, sediakan waktu khusus untuk tidak membawa smartphone ketika bepergian. Hal ini akan melatih diri Anda untuk tidak cemas dan menghindari munculnya getaran-getaran yang tidak ada.

Wah, banyak juga ya gangguan kesehatan karena smartphone diunakan secara berlebihan. Maka dari itu, mulai batasi penggunaannya. Ketika tidak terlalu penting, alangkah lebih baik jangan digunakan. Awasi juga penggunaan smartphone itu pada anak Anda. Semoga bermanfaat.