Inilah Cara Paling Tepat Mengajakan Anak Adab Sejak Dini

mengajarkan anak beradab

Salam, Bagaimana kabarnya Bunda? Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai pentingnya mengajari si kecil mengenai adab sejak dini. Mengapa penting? Tentu saja penting karena adab adalah gandengan dari akhlak, sebuah tolok ukur dari kemusliman seseorang. Adab pula yang akan membedakan antara manusia, ciptaan Allah SWT yang paling mulia, dengan binatang. Oleh karena itu, orang tua hendaknya mengajarkan mengenai adab ini terhadap buah hati sejak dini. Adab berbicara, adab makan, adab bertamu, adab berbusana, dan banyak lagi.

Adab biasa dikenal sebagai etika maupun sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Adab adalah sesuatu yang lebih nyata wujudnya ketimbang akhlak. Seseorang yang beradab, biasanya akan dibarengi pula dengan akhlaknya yang mulia. Oleh karena itu, mengajarkan adab pada anak bisa juga menjadi titik awal pendidikan akhlak bagi anak.

 

Adab dimulai dari lingkungan yang terkecil, yaitu keluarga, lalu komunitas yang lebih besar seperti sekolah, dan terakhir di komunitas yang lebih luas lagi yaitu masyarakat.

  1. Ajarkan adab dalam lingkungan keluarga

Segala sesuatu dimulai dari keluarga. Pendidikan pertama seorang anak adalah keluarganya. Bagaimana orang tua memberinya teladan dan bagaimana saudara-saudara memperlakukannya. Untuk mengajarkan adab pada si kecil, kita tak usah menggunakan banyak teori. Kita sebagai orang tua tak perlu banyak berkata-kata. Kita tak perlu banyak mengucapkan kata ‘jangan’, ‘jangan main di luar sampai malam’, ‘jangan makan sambil bicara’, ‘jangan membentak pada orang tua’, ‘jangan masuk rumah tanpa mengucap salam’, dan banyak lagi. Percaya atau tidak, anak-anak paling benci dengan kata ‘jangan’. Ketimbang memberi perintah berupa kalimat negatif, berilah ajakan dalam kalimat positif. Contohnya dengan berkata ‘kalau main di rumah teman sampai sore saja ya’, ‘ayo ucapkan salam dulu sebelum masuk rumah’, atau ‘sama orang yang lebih tua bicara mesti sopan dan lembut’.

  1. Ajarkan adab dalam lingkungan sekolah

Lingkungan kedua tempat anak belajar adalah sekolah. Di sana guru dan teman berperan lebih banyak bagi perkembangan akhlak anak. Untuk itu pilihlah sekolah yang baik dan dapat dipercaya untuk mendidik anak anda. Perlu diingat bahwa sekolah yang baik tidak sama dengan sekolah yang mahal.

Ajarkan juga anak tentang adab dalam menjalin hubungan pertemanan dan adab dengan guru. Bawakan anak bekal berlebih dan ajarkan ia untuk berbagi dengan temannya. Ajarkan anak untuk senantiasa mencium tangan gurunya ketika bertemu di luar sekolah. Bersilaturahmi dengan anak ke runah gurunya juga adalah hal yang baik.

  1. Ajarkan adab dalam lingkungan masyarakat

Lingkungan masyarakat adalah ruang lingkup yang sangat luas. Ajarkan anak tentang norma yang berlaku dalam masyarakat, baik yang tersirat maupun tersurat. Untuk yang tersurat, misalnya ajarkan anak adab dalam berlalu lintas. Biasakan mematuhi aturan lalu lintas ketika sedang berkendara bersama anak. Melihat contoh nyata akan lebih baik ketimbang sekadar mendengar nasihat. Ajarkan untuk memungut sampah bila melihatnya dan membuangnya di tempat sampah.

24

 

Ajarkan anak berdab salam salam dengan kaos ini! Dapatkan produknya di agen kami yang terdekat dengan anda! More info SMS/WA 085283830660 atau BBM D00E2996.

Ajarkan juga aturan yang tersirat, seperti aturan berbusana. Ajarkan anak berbusana muslimah, yaitu menutup auratnya. Dewasa ini banyak sekali orang tua yang ingin membebaskan anaknya berekspresi, namun justru kelewatan bebas dalam hal itu. Anda mesti memberikan cobtoh baik dalam berbusana serta biasakan anak berbusana muslim. Belikanlah kaos anak muslim untuk mereka, sehingga mereka terbiasa berbusana muslim sejak dini. Kaos anak muslim sangat tepat digunakan bagi anak yang aktif berkegiatan di luar rumah. Anda juga bisa memilih kaos anak muslim yang tepat di ‘nuqtoh’, salah satu produsen kaos anak muslim yang handal.

Pendidikan adalah hal yang sangat penting yang harus dilakukan sejak dini. Pendidikan bisa menjadi tonggak kemajuan seseorang. Baik pendidikan formal maupun nonformal, seperti pendidikan adab dan akhlak. Tentu anda ingin memberi peluang kemajuan bagi anak anda kelak, bukan?