Pengenalan Al-Qur’an kepada Si Kecil Melalui Mengaji

belajar mengaji cepat

Sebagai orangtua pasti menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Buah hati yang shalih dan shalihah menjadi dambaan setiap orang tua muslim.

Untuk membentuk karakter anak sebagai muslim yang seutuhnya, tentunya sebagai orang tua perlu mengarahkan anaknya. Karena karakter dari anak akan terbentuk dari keluarga dan berkembang di lingkungan sekitarnya. Didiklah anak semenjak dini. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai pedoman dalam mendidik anak. Sebagai petunjuk bagi manusia, Al-Qur’an adalah ilmu diatas segala ilmu.

Jadikanlah anak kita generasi pecinta Al-Qur’an. Dengan menyelami Al-Qur’an, anak akan menemukan banyak hal menarik yang membuatnya semakin cinta pada agamanya.

Bagaimana cara mengajarkan Al-Qur’an kepada anak semenjak dini?

Kebanyakan orangtua seringkali menunda untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada anaknya dengan alasan bahwa usia dini terlalu berat bagi anak untuk belajar Al-Qur’an.

Padahal pengajaran Al-Qur’an semenjak usia dini bisa mendatangkan banyak manfaat bagi perkembangan kepribadian anak.

Dalam mengenalkan Al-Qur’an kepada anak, orangtua sebaiknya menyesuaikan dengan usia anak dengan beberapa tahapan.

Untuk usia 0-2 tahun, sebagai tahapan pertama, orangtua berperan sebagai pengajar pertama dalam mengaji. Dimulai dengan pengenalan bentuk huruf hijaiyah sampai memperdengarkan lantunan huruf hijaiyah kepada anak. Sementara pada tahap selanjutnya, di usia 2-3 tahun, orang tua bisa mengembangkan pembelajaran anak dengan mengajak anak belajar mengaji di TPA/TPQ maupun musholla sekitar.

Dan pada usia 3-4 tahun, disamping peran orangtua yang masih dibutuhkan, peran seorang guru mengaji akan sangat diperlukan pada tahapan ini.

Di usia 5 tahun keatas, orang tua masih berperan dalam memantau perkembangan anak. Jika tahapan-tahapan pengajaran dilakukan secara baik dan benar, seharusnya pada tahapan ini anak sudah bisa belajar mengaji secara konsisten dengan pengenalan lebih dalam menggunakan makhroj dan tajwid.

Dengan pengenalan mengaji semenjak usia dini, anak tentunya akan mendapatkan berbagai manfaat dalam perkembangannya. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari rutinitas mengaji semenjak usia dini:

  1. Mencerdaskan otak

Menurut penelitian ahli, 3 aktivitas sekaligus yaitu melihat, mendengar dan membaca dapat melatih otak bekerja secara multitasking.

Membaca Al-Quran adalah gabungan dari ketiga aktivitas tersebut. Membaca Al-Qur’an setelah Subuh dan Maghrib akan meningkatkan kecerdasan anak hingga 80%. Dikarenakan pada waktu tersebut terjadi pergantian dari malam ke siang dan sebaliknya.

  1. Menghindarkan dari perbuatan buruk

Setiap kali membaca Al-Qur’an, melalui ayat-ayat Al-Qur’an, Allah menegur kita. Sehingga setiap kali membaca Al-Qur’an, anak akan ingat kepada Sang Pencipta Jagat Raya.

Perasaan selalu mengingat Allah akan menciptakan perasaan malu ketika hendak melakukan perbuatan dosa. Karena kita tahu bahwa setiap tingkah laku kita ada yang mengawasi.

  1. Menambah ilmu dan wawasan

Sekali lagi Al-Qur’an adalah ilmu dari segala ilmu. Dengan memahami isi Al-Qur’an, anak akan menjadi seseorang yang berilmu.

Sebagai gudang ilmu pengetahuan, Al-Qur’an bahkan lebih dulu memberikan teori-teori tentang ilmu pengetahuan dibandingkan para ilmuwan.

Banyak perdebatan yang bisa diselesaikan dengan memahami makna setiap ayat Al-Qur’an. Ajarkan anak terjemahan dari ayat-ayat yang dibacanya setiap hari.

Bisa saja satu ayat per hari. Selama dilakukan secara kontinyu, hal itu akan membawa dampak positif bagi otak dan kepribadian anak.

  1. Memberikan petunjuk

Anak yang rajin membaca Al-Qur’an akan selalu diberi petunjuk dalam segala sesuatu dihidupnya. Sehingga anak akan dijauhkan dari hal-hal menyimpang dan didekatkan dengan kebahagiaan. Hal ini dikarenakan ayat-ayat Al-Qur’an yang akan selalu mengingatkan pembacanya.

  1. Mententramkan hati

Bagi anak yang gemar mengaji, maka akan selalu mengingat Allah. Dan tentunya akan menjadikan hati lebih tentram, sebagaimana QS.Ar Ra’d/13:28, “(yaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram”.

Dan masih banyak lagi manfaat-manfaat yang bisa didapatkan dari mengaji. Semoga kita termasuk salah satu generasi yang gemar mengaji dan mendapatkan manfaatnya.