5 Manfaat Bermain Untuk Anak

Masa kanak-kanak memang merupakan saatnya anak-anak untuk bersenang-senang ataupun bermain. Banyak orang tua yang justru melarang anak-anaknya untuk bermain. Padahal bermain itu juga ada manfaatnya lho. Misalnya saja ketika si anak bermain rumah-rumahan, balapan mobil-mobilan, mereka ternyata sedang mengembangkan ketrampilannya sendiri. Selain itu, dengan bermain, anak juga mempersiapkan segala tantangan yang akan dihadapinya di masa depan. Sayangnya, para ahli menyebutkan bahwa waktu bermain untuk anak-anak menurun drastis selama satu dekade terakhir. Walaupun begitu, sebagai orang tua, pantasnya tetap menyediakan sarana dan prasarana untuk media si anak bermain. Karena ada 5 Manfaat Bermain Untuk Anak sebagai berikut:

Anak Berperilaku Lebih Baik

  1. Anak Berperilaku Lebih Baik

Menurut sebuah studi pada tahun 2009 lalu, anak-anak menjadi berperilaku lebih baik di kelas ketika mereka menyempatkan bermain ketika istirahat siang. Dalam penelitian itu juga membandingkan perilaku anak berumur 8-9 tahun di sekolah dengan penilaian guru mereka, baik dengan jam istirahat maupun tanpa jam istirahat. Hasil dari penelitian itu menyebutkan bahwa anak yang bermain 15 menit sehari pada jam istirahat memiliki perilaku lebih baik daripada anak yang tidak meluangkan waktu untuk istirahat.

Mengajari Kerja Tim

 

  1. Mengajari Kerja Tim

Berdasarkan Jurnal Pendidikn Anak Usia Dini ada tahun 2007 lalu mengatakan bahwa dengan bermain dapat mengajarkan anak-anak untuk dapat bermain secara baik dan menyenangkan. Bermain bebas maupun bermain dengan dipandu orang dewasa ternyata dapat membantu anak-anak prasekolah untuk belajar tentang kesadaran akan perasaan orang lain. Selain itu dengan bermain akan mengajarkan anak-ana untuk mengatuk emosi mereka masing-masing.

  1. Ajak Anak Bergerak

Memanjat pohon, bermain polisi-polisian, petak umpet atau permainan lainnya dapat membuat anak-anak bergerak. Hal itu tentunya lebih baik daripada sekedar menonton televisi terus-terusan di rumah. Setidaknya perlu satu jam sehari untuk anak-anak dapat bermain sesukanya. Selain itu, dengan bermain aktif, anak-anak nantinya akan tumbu h menjadi orang dewasa yang aktif sehingga dapat menurunkan penyakit jantung serta penyakit-penyakit yang dapat menjadi momok menakutkan.

  1. Meningkatkan Pembelajaran

Salah satu studi dalam Journal Health of School mengemukakan bahwa anak yang mampu lulus tes fisik kemungkinan besar akan lulus dalam tes akademik juga. “Penelitian menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan di kelas tanpa henti mungkin bukanlah cara yang terbaik untuk meningkatkan nilai tes dan pembelajaran,” ujar Hirsch-Pasek. “Anak-anak belajar untuk menghitung ketika mereka sedang melakukan permainan hopscotch. Mereka belajar tentang angka ketika mereka sedang bermain stickball, dan saya bercaya mereka tahu tim mana yang berada di depan. Mereka bercerita di taman bermain dan mereka mulai aktif,” tambahnya.

Bermain Itu Menyenangkan

  1. Bermain Itu Menyenangkan

Banyak anak-anak semakin bosan ketika mereka harus terus-terusan belajar dan tidak diperbolehkan bermain. Bermain merupakan keadaan alami di masa kanak-kanak, bahkan binatang non mamalia pun mempunyai waktu untuk bermain.

Gordon Burghardt seorang biopsikologi dari Universitas Tennessee mengatakan pada majalah Scientist bahwa dia juga mengamati kura-kura bermain pada rahun 2010 lalu. Sementara psikolog anak Anna Surti Ariani, M.Si mengatakan bahwa bermain merupakan satu proses belajar secara kinestatik pada anak, entah itu bermain dengan orang yang lebih tua maupun bermain dengan teman sebayanya, hal it ternyata sama-sama penting. “Jika anak bermain dengan orang yang lebih tua maka anak akan belajar mengikuti dan tunduk pada aturan yang ada. Sedangkan jika anak bermain dengan teman sebayanya atau bahkan dengan anak yang lebih muda, maka anak akan belajar bagaimana mengalah serta belajar bagaimana memimpin,” ungkapnya.

Ternyata banyak juga ya manfaat bermain untuk si anak. Jadi berilah waktu untuk anak Anda untuk bermain supaya mereka tidak bosan ya?!